This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions..

Minggu, 29 April 2012

kanker menyerang


  • Gejala Kanker Serviks Pada Wanita

kanker rahim 1
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks.
Berikut ini gejala kanker serviks yaitu :
  1. munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding).
  2. keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  3. perdarahan di luar siklus menstruasi.
  4. penurunan berat badan drastis.
  5. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung
  6. juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
  • Gejala Kanker Otak 

kk18qulNYl
Kanker otak disebabkan akibat dari makanan dan juga bisa disebabkan banyaknya masalah dalam diri Anda, sehingga pikiran Anda kacau dan tidak terkontrol.
Berikut ini gejala dari kanker otak yaitu:
  1. Sakit kepala (menetap di daerah tertentu) disertai mual sampai muntah yang menyemprot.
  2. Daya penglihatan berkurang.
  3. Penurunan kesadaran.
  4. Gangguan berbicara.
  5. Gangguan pendengaran.
  6. Gangguan berjalan/keseimbangan tubuh (bila tumor atau kanker terdapat di otak kecil).
  7. Gangguan saraf.
  8. Anggota gerak melemah atau kejang.
  9. Jika terdapat di daerah frontal atau bagian depan otak, di mana banyak terdapat fungsi intelektual dan perasaan, maka bisa mengalami gangguan dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat. 
  •  Gejala Akibat Kanker Prostat


    prostate-cancer-treatment
    Berbagai macam jenis kanker yang sudah banyak orang alami sangat sekali membahayakan untuk semua orang, jika tidak cepat diobati maka akan dapat mengancam hidup. Salah satu kanker tersebut adalah Kanker prostat. Kanker prostat merupakan penyakit yang menakutkan bagi kaum pria karena kanker jenis ini, menyerang kelenjar prostat yang merupakan bagian penting dari organ reproduksi pria. Kelenjar prostat menghasilkan sitrat dan glukosa yang penting bagi kehidupan sperma.
    Berikut ini gejala akibat kanker prostat :
  1. Sulit berkemih
    Biasanya berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit–sedikit. Gejala ini akibat  membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih.
  2. Keluar darah saat berkemih
    Gejala ini memang sangat jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar–samar atau hanya berwarna merah muda. Hal ini bisa disebabkan karena adanya infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.
  3. Nyeri saat berkemih
    Masalah ini juga disebabkan adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.
  4. Sering berkemih di malam hari
    Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.Karena hal ini bisa merupakan gelala dari kanker prostat.
  5. Masalah saluran pencernaan
    Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum Akibatnya, bila ada tumor, pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran pencernaan bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.
  6. Nyeri punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas
    Sering kali, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah,  panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan.    

     Gejala Kanker Payudara

    Pada tahap pertama dari kanker payudara biasanya penderita akan merasakan sakit. Kemajuan bidang kedokteran dalam hal kanker membuat beberapa gejala  menjadi jelas. Jika gejala ini diamati maka individu harus berkonsultasi dengan dokter  yang kemudian akan melakukan tes untuk mengetahui secara pasti apakah individu  memiliki kanker payudara atau tidak.
  • Sebuah benjolan di payudara.
    Tidak semua benjolan di payudara akan menjadi ganas, hanya sekitar 10% benjolan di payudara benar-benar berubah menjadi ganas. Hanya ada 3 benjolan yang umum ditemukan dan  jika Anda memiliki benjolan payudara tersebut, maka Anda adalah seorang Fibroadenoma, memiliki kista dan tentu saja menderita kanker payudara.
  • Perdarahan dari puting susu.
    Pendarahan dari puting mungkin karena pra invasif sel kanker di dalam saluran atau ‘pipa’ dari payudara dan secara statistik hanya sekitar atau kurang dari 8% wanita dengan perdarahan dari puting menderita kanker payudara.
  • Penonjolan atau penarikan dari kulit payudara.
    Jika Anda berusia lebih dari 50 tahun dan terdapat penonjolan kulit di benjolan, Anda dapat mencubit kulit di atas benjolan dan jika tidak bergerak atau lesung, maka Anda harus berhati-hati.
  • Retraksi puting.
    Retraksi puting adalah salah satu gejala  di mana puting dan kulit di sekitarnya (areola) ditarik ke belakang oleh kanker.
  • Perubahan dari bentuk payudara.
    Jika Anda melihat kombinasi dari penarikan kulit puting dengan retraksi puting  dalam bentuk payudara maka Anda harus curiga bahwa Anda  memiliki kanker di payudara.
  • Ruam pada puting susu.
    Kondisi ini adalah kondisi yang disebut penyakit  Paget. Penyakit Paget adalah kondisi ulserasi dan merusak atau erosif dari puting susu, memperlihatkan kulit gelap di sekitar puting.

leukimia

Penyakit Leukemia (Kanker Darah)

Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow). Sumsum tulang atau bone marrow ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih (berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi), sel darah merah (berfungsi membawa oxygen kedalam tubuh) dan platelet (bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah).

Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak dimasa kecilnya, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih me-reproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda/signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan be-reproduksi kembali.

Pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.


  • Penyakit Leukemia Akut dan Kronis

  • Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari. Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun.

  • Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel

  • Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.

    Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type sebutan;
    1. Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.
    2. Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
    3. Leukemia limfositik kronis (LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
    4. Leukemia mielositik kronis (LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

  • Penyebab Penyakit Leukemia

  • Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.
    1. Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

    2. Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.

    3. Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.

    4. Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

  • Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia

  • Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:
    1. Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).

    2. Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).

    3. Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.

    4. Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.

    5. Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.

    6. Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.

    7. Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.

  • Diagnosa Penyakit Leukemia (Kanker Darah)

  • Penyakit Leukemia dapat dipastikan dengan beberapa pemeriksaan, diantaranya adalah ; Biopsy, Pemeriksaan darah {complete blood count (CBC)}, CT or CAT scan, magnetic resonance imaging (MRI), X-ray, Ultrasound, Spinal tap/lumbar puncture.

  • Penanganan dan Pengobatan Leukemia

  • Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:

    1. Chemotherapy/intrathecal medications
    2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan
    3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)
    4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik
    5. Transfusi sel darah merah atau platelet.

    Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.